Cinta terbesar dan cinta hakiki bagi orang yang beriman ialah cinta kepada Allah. Sehingga cinta kepada Allah-lah yang seharusnya menjadi motivator terbesar dan tidak terbatas.

Rabu, 18 Januari 2012

Tiga Kenikmatan Hidup

Link ke posting ini

Siapa sich yang gak mau hidup enak dan nikmat? Setiap manusia, apalagi muslim, tentu mendambakan kehidupan yang menyenangkan di dunia ini, kalo perlu seakan-akan dunia ini menjadi milik kita (ceileeee…). Ternyata… untuk bisa merasakan kenikmatan hidup di dunia ini, ada tiga perkara yang harus dicapai oleh seorang muslim… “Barangsiapa yang di pagi hari sehat badannya, tenang jiwanya, dan dia mempunyai makanan di hari itu, maka seolah-olah dunia ini dikaruniakan kepadanya“. (HR Tirmidzi dan Ibnu Majah)
Kita coba telaah satu persatu yooookkk..

1. Badan yang Sehat
Badan yang sehat merupakan suatu kenikmatan tersendiri bagi manusia yang tidak ternilai harganya. Kesehatan bukan untuk dibanggakan di hadapan orang lain, tetapi yang lebih penting lagi adalah harus disyukuri. Kesehatan badan bisa diraih dengan mencegah dari segala penyakit yang akan menyerang tubuh dan mengatur segala keseimbangan yang diperlukannya. Oleh karena itu, tubuh manusia punya hak-hak yang harus dipenuhi, antara lain: bersihkan jasmani bila kotor, makan bila lapar, minum bila haus, istirahat bila lelah, berlindung dari panas dan dingin, berobat bila terserang penyakit de el el…. Ini merupakan salah satu bentuk dari rasa syukur kepada Allah yang harus kita tunjukkan. Bentuk syukur yang laen yaitu memanfaatkan kesehatan jasmani untuk melakukan aktivitas yang menggambarkan pengabdian kita kepada Allah.
2. Jiwa yang Tenang
Jiwa yang tenang adalah jiwa yang selalu berorientasi kepada Allah. Orang yang ingin meraih ketenangan hidup, menjalani kehidupan dengan segala aktivitasnya karena Allah, dengan ketentuan yang telah digariskan Allah dan untuk meraih ridha dari Allah. Dengan demikian, sumber ketenangan hidup bagi seorang muslim adalah keimanan dan ia selalu berzikir kepada Allah dengan segala aplikasinya. Jiwa yang tenang, membuat kehidupan manusia bisa dijalani dengan sebaik-baiknya dan memberi manfaat yang besar, tidak hanya bagi dirinya tetapi juga bagi orang lain. Tidak ada kegelisahan sedikitpun dalam hatinya dalam menjalani tugas-tugas berat. sedangkan kematiannya justru akan menjadi kenangan manis bagi orang yang hidup dan ia akan mendapatkan kebahagian yang hakiki.
3. Makanan yang cukup
Makanan dan minuman merupakan kebutuhan pokok kehidupan manusia. Memiliki makanan yang cukup atau perekonomian yang memadai merupakan suatu kenikmatan tersendiri dalam hidup ini. Untuk bisa memenuhi kebutuhan pangan, seorang muslim sangat dituntut untuk mencari nafkah, baik untuk diri maupun keluarganya, apalagi bila bisa membantu orang laen seperti anak yatim dan fakir miskin. Itu sebabnya, orang yang mencari nafkah secara halal dan terhormat sangat dimuliakan oleh Allah…

Selasa, 17 Januari 2012

PENYEMANGAT HIDUP

Link ke posting ini


Memiliki mimpi dan impian yang indah memang tidak salah. Mengenang keindahan masa lalu pun boleh-boleh saja. Karena itu adalah sebuah harapan dan kenangan.Namun perlu kita ingat, hidup bukan esok atau kemarin. Tetapi hidup adalah saat ini. Hari ini adalah kenyataan yang harus kita hadapi dengan segala permasalahan dan kesusahannya. Hidup sepenuh hati untuk hari ini adalah pilihan terbaik daripada merisaukan hari yang telah berlalu dan membebani diri dengan hari yang belum datang. Masa lalu telah berlalu, Bukan untuk dikenang, sehingga lupa akan hari ini. Masa depan masih jauh dari jangkauan. Bukan untuk di impikan keindahannya, sehingga lupa akan kenyataan hari ini. Hidup sepenuhnya hari ini adalah cara terbaik untuk menciptakan masa lalu yang indah dan masa depan yang penuh harapan. Jangan menyerah atas impianmu. Impian memberimu tujuan hidup. Ingatlah, sukses bukan kunci kebahagiaan. Semangat!!

 Ketika hidup memberi kata TIDAK atas apa yg kamu inginkan, percayalah, Tuhan selalu memberi kata YA atas apa yg kamu butuhkan. Hal mudah akan terasa sulit jika yg pertama diipikirkan adalah kata SULIT. Yakinlah bahwa kita memiliki kemampuan dan kekuatan. Sukses tak akan datang bagi mereka yg hanya menunggu tak berbuat apa-apa, tapi bagi mereka yg selalu berusaha wujudkan mimpinya pastilah kesuksesan akan dating kepadanya. Jangan awali hari dengan penyesalan hari kemarin, karena akan menggangu hebatnya hari ini, dan akan merusak indahnya hari esok. Tapi percayalah, hari ini akan lebih indah daripada kemarin jika kita mengawalinya dengan doa dan senyuman.


Senin, 16 Januari 2012

SIM (sytem informasi menejement)

Link ke posting ini

Gambaran umum system informasi menejement
                                          Definisi SIM
SIM adalah sebuah system manusia atau mesin yang terpadu atau intergrate untuk menyajikan informasi guna mendukung informasi manajement dan pengambilan keputusan dalam sebuah organisai. Sistem ini menggunakan perangkat keras dan perangkat lunak komputer , prosedur pedoman model manajemen keputusan dan sebuah data bes.
Tugas-tugas lain yang lebih dari pada sekedar system pengolahan data yaitu pengolahan informasi yang menerapkan kemampuan komputer untuk menyajikan informasi bagi menejement dan bagi pengambilan keputusan.
Sim digambarkan sebagai bangunan piramida:
1.       Lapisan dasar terdiri dari informasi untuk pengolahan transaksi penjelasan setatus dan sebagainya.
2.       Terdiri dari sumber-sumber informasi menejement sehari-hari.
3.       Terdiri dari sumberdaya system informasi  untuk membantu pencarian  teks dan pengambilan keputusan untuk pengendalian menejement.
4.       Lapisan puncak terdiri dari sumberdaya informasi untuk mendukung perencanaan  dan perumusan kebijakan oleh tingkat menejement.

v  System manusia atau mesin
Berdasarkan komputer
                Pada dasarnya orang dapat membahas SIM  tanpa komputer tetapi kemampuan komputer yang membuat SIM terwujud. Persoalannya adalah sejauh mana berbagai proses akan di komputerkan. Gagasan SIM berdasarkan komputer tidak berarti otomstis total. Konsepsi manusia atau mesin menyarankan bahwa sebaiknya tugas di laksanakan oleh manusia dan lainya dilakukan oleh mesin, yang kemudian membentuk system gabungsn dengan hasil yang diperoleh serangkaian dialog dan interaksi antara komputer dan seorang manusia. Pengolahan interaksi manusia atau mesin diperkaya melalui oprasi onlain dimana terminal masukan atau keluaran (input/output) dihubungkan pada komputer untuk memberikan masukan atau keluaran langsung . Oprasi onlain diperlukan untuk dialog manusia dan prinsip tetapi banyak tugas pengolahan juru tulis yang lebih efesien tanpa masukan atau keluaran terminal.
Dukungan oprasi
                System pengolahan informasi yang mutahil pun harus melayai pengolahan transaksi. Pada prakteknya  pengolahan transaksi meliputi : daftar gaji, penjualan, pihutang dan sebagainya. Yang menyajikan masukan bagi data bes yang fital untuk penerapan selamjutnya kecenderungan dalam pengolahan transaksi pada system-system mutahir adalah menuju penyimpulan data secara onlain dan permintaan informasi secara onlain pula. Kemampuan memperoleh informasi secara onlain sangat besar peranannya dalam mendukung oprasi. Ini berarti bahwa setiap petugas yang berwenang dapat memperoleh jawaban langsung atas suatu permintaan informasi seperti posisi terakhir seorang pelanggan atau persediaan yang ada untuk jenis barang tertentu.

v  Teori Menejement
Dalam memahami efolusi  SIM perkembangan terakhir dalam teori menejement cukup pesat,  bila dalam ilmu pengetahuan menejement perkembangannya menekankan  optimisasi sebagai tujuan maka teori menejement sekarang menekankan pemuasan. Yaitu mencapai pemecahan yang memuaskan dan mempertimbangkan  keterbatasan manusia dalam mencapai pemecahan sejumlah periset menejemen memusatkan perhatiaan pada segi-segi keprilakuan dan motifasi pada struktur keorganisasian, serta system dalam organisasi perkembangan dalam teori menejemen ini penting untuk merancang SIM dalam memahami peranan system manusia atau mesin serta bermanfaat untuk mengembangkan model-model keputusan.

v  Konsep-konsep pokok.
Sebuah SIM bukanlah sekedar suatu perkembangan teknologi, SIM berhubungan dengan organisai dan juga dengan manusia pembuatnya. Oleh sebab itu pemahaman mutu terhadap sim berdasarkan komputer harus juga memahami , konsep-konsep yang berhubungan dengan informasi pemakaian informasi dan nilai informasi.
                Untuk menghadapi kesalahan terjadinuya kesalahan dapat diatasi dengan:
1.       Pengendalian inter untuk mengetahui kesalahan.
2.       Audit inter exteren.
3.       Menambahkan batas-batas kepercayaan pada data.
4.       Intruksi pemakai.
Dalam prosedur dan pengolahan agar pemakai dapat menilai kesalahan yang mungkin terjadi.
Penerapan konsep informasi
Pada rancangan system informasi . Matematika teori informasi telah ditetapkan dalam perancangan system informasi. Matematika tidak dipake dalam lingkungan system informasi  menejemen.
Manusia sebagai pengolah informasi, sebuah model sederhana mengenai manusia sebagai pengolah informasi terdiri dari indra penerima, yang menerima isarat dan meneruskannya ke unit pengolah atau kotak sebagi penyimpan hasil olahan adalah respon atau tanggapan keluhan secara fisik, ucapan, tulisan dan sebagainya. Kapasitas manusia dalam menerima masukan dan menghasilkan keluaran atau tanggapan adalah terbatas bila system pengolah manusia di bebani melampoi batas tingkat tanggapanya berkurang.

v  Jenis-jenis system:
Ada beberapa cara untuk memandang system suatu klasifikasi telah dikemuliakan system fisik dan abstrak. Klasifikasi lain adalah system deterlifisik dan probalistik.
System deterfisik dan probalistik.
1.       System deterfisik beroprasi dalam cara yang dapat diramaikan secara tepat.
2.       System probalistik dapat diuraikan dalam istilah perilaku yang mungkin selalu ada sedikit kesalahan atas perkiraan terhadap jalannya system.
System tertutup dan terbuka.
1.       Sebuah system tertutup dalam fisika didefinisikan sebagai sebuah system yang mandiri system ini tidak tertukar dengan materi informasi atau dengan lingkungannya.
2.       Syatem terbuka mengandalkan pertukaran informasi materi atau energi denganm lingkungannya, pertukaran dapat meliputi masukan yang acak atau tak tentu.

v  Sub system
Pengunsuran atau factoring  konsep sebuah system menurut perancangnya untuk mempertimbangkan system sebagai suatu keseluruhan, tapi keseluruhan system mungkin terlalu besar untuk dianalisis secara rinci. Sub system dibagi atau diuraikan menjadi  sub system Sepadan dan sub system Interfek. Secara cermat untuk menjamin bahwa hubungan antara  sub system, didefinisikan secara jelas jumlah semua sub system adalah keseluruhan system. Proses pengunsuran atau factoring dilanjutkan dengan sub system dibagi lagi sub system lebih kecil sehingga mencapai ukuran yang ditangani. Sub system hasil proses ini biasanya membentuk struktur hirarki.
System informasi dibagi atas sub system seperti:
1.       Penjualan dan pemasukan pesanan.
2.       Persediaan barang.
3.       Produksi.
4.       Personalia dan gaji.
5.       Pembelian.
6.       Perakunan dan pengendalian.
7.       Perencanaan.

Sabtu, 14 Januari 2012

WIRAUSAHAWAN

Link ke posting ini

Pengertian Wirausaha
·         Wirausaha adalah mental dan sikap jiwa yang selalu aktif berusaha meningkatkan hasil karyanya dalam arti meningkatkan penghasilan.
·         Wirausaha adalah suatu proses seseorang guna mengejar peluang-peluang memenuhi kebutuhan dan keinginan melalui inovasi tanpa memperhatikan sumberdaya yang mereka kendalikan.
·         Wira usaha adalah proses dinamis untuk menciptakan tambahan kemakmuran.
·         Wirausaha adalah proses menciptakan suatu yang lain dengan menggunakan waktu dan kegiatan dan disertai modal jasa dan resiko, serta menerima balas jasa, kepuasan dan kebebasan pribadi.
v  Yang dimaksud Wirausaha adalah.
1.       Wirausaha adalah mereka yang berhasil mendapatkan perbaikan pribadi, keluarga, masyarakat dan bangsanya.
2.       Wirausaha adalah seorang pakar dirinya sendiri.
3.       Wirausaha adalah orang yang mendobrak system ekonomi yang ada dengan memperkenalkan barang dan jasa yang baru, dengan menciptakan bentuk organisasi baru atau mengolah bahan-bahan baru.
4.       Wirausaha adalah orang yang berani memaksa-maksa diri untuk menjadi pelayan bagi orang lain.
5.       Pandangan bagi seorang buisnismen adalah ancaman, pesaing baru juga bisa seorang patner, pemasok konsumen atau seorang yang bisa di ajak kerja sama.
6.       Pandangan menurut ekonomi adalah seorang yang atau kelompok yang mengorganisasi faktor-faktor produksi alam tenaga modal dan sekil untuk tujuan berproduksi.
7.       Pandangan menurut seorang pisikolog seseorang yang memiliki dorongan dari dalam untuk memperoleh suatu tujuan suka mengadakan experiment atau menampilkan  kebebasan akhirnya di liar kekuasaan orang lain.
Dan cirri-ciri orang wrausaha itu tidak tergantung pada orang lain dan tidak bergantung pada orang lain.
v  Pembinaan kemampuan kreatifitas
A.      Melatih kemampuan kreatifitas melalui pelatihan-pelatihan.
Pengertian kreatifitas adalah kemampuan untuk membuat kombinasi-kombinasi baru atau melihat hubungan-hubungan baru antara unsur data variable yang sudah ada sebelumnya.
B.      Kreatifitas adalah kemampuan seseorang untuk melahirkan sesuatu yang baru baik berupa gagasan atau karya nyata yang relatife berbeda dengan apa yang telah ada sebelumnya.
Keberhasilan seseorang untuk mengelola usahanya terletak pada sikap dan kemampuan berusaha serta mempunyai semangat etos kerja yang tinggi seorsng wirausaha itu terletak pada kreatifitas dan rasa percaya diri sendiri untuk maju dalam ber wirausaha.
Menurut A.roe manusia kreatif mempunyai ciri-ciri sebagai berikut:
a.       Keterbukaan pada pengalaman.
b.      Melihat sesuatu dengan cara yang tidak biasa.
c.       Memiliki keingin tauan yang tinggi.
d.      Menerima dan menyesuaikan yang  kelihatannyaberlawanan.
e.      Dapat menerima perbedaan.
f.        Independen dalam pertimbangan, pemikiran dan tindakan.
g.       Membutuhkan dan menerima otonomi.
h.      Percaya pada diri sendiri.
i.         Tidak hanya tunduk pada standar dan pengawasan kelompok.
j.        Mau mengambil resiko yang telah diperhitungkan.
k.       Tekun.
Dengan mengembangkan kreatifitas yang tinggi seorang wirausaha dapat merombak dan mendorongnya di dalam pengembangan lingkungan usahanya menjadi berhasil. Dengan mengembangkan kreatifitas seorang wirausaha akan mampu :
                                    i.            Meningkatkan keterampilan.
                                  ii.            Meningkatakan mutu produk.
                                 iii.            Meningkatkan evesien kerja.
                                iv.            Meningkatkan inisiatif.
                                  v.            Meningkatkan  keunggulan.
Wirausaha yang kreatif dapat mencari informasi yang penting bagi usahanya itu:
1)      Infoarmasi tentang kepribadiannya dan kemampuan dirinya.
2)      Peluang usaha yang menguntungkan perusahaan.
3)      Kebutuhan dan keinginan konsumen terhadap produk.
4)      Lingkungan usaha yang di hadapinya .
5)      Persaingan dalam dunia usaha.
6)      Peluang pasar.
7)      Pemasok barang dan lain-lain.

Seorang wirausaha yang kreatif selalu di hujani bahan-bahan informasi bisnis melalui televisi, surat kabar,majalah, percakapan dengan orang lain, laporan surat memo, pengumuman, selembaran, telpon dan sebagainya. Setelah cukup di peroleh informasi yang di butuhkan, selanjutnya kreatifitas seorang wirausaha perlu di ransang dan di pertajam dengan menggunakan pertanyaan.
Apa dan bagaimana seterusnya?
Mengapa seorang wirausaha perlu melakukan kreatifitas?
a)      Keberhasilan persaingan bisa di peroleh dengan mengembangkan daya kreatifitas.
b)      Kreatifitas merupakan sumber yang berharga dan harus di pelihara serta jangan di sia-siakan .
c)       Tantangan-tsntangan baru selalu muncul dan harus di hadapi dengan kreatifitas baru.
d)      Kreatifitas adalah gagasan yang tidak di ramaikan datang dan perginya serta mempunyai keunikan yang tinggi.
Kreatifitas dan intelegensi seseorang mempunyai perbedaan, orang yang kreatif belem tentu ber intelegensi tinggi dan sebaliknya. Para peneliti membuat 4 variasi hubungan kreatifitas dengan intelegensi yaitu:
a.       Kreatifitas rendah, intelegensi rendah.
b.      Kreatifitas tinggi, intelegensi tinggi.
c.       Kreatifitas rendah, intelegensi tinggi.
d.      Kreatifitas tinggi, intelegensi  rendah.
Pembinaan sikap jujur dalam ber wirausaha dapat dilaksanakan melalui berbagai jalan antaralain:
1.       Mengutamakan pembicaraan cara bergaul dengan akal pikiran yang positif.
2.       Pembinaan dengan cara menentukan dan menganalisis, kedudukan kita sendiri sebagai calon wirausaha.
3.       Pembinaan dengan jalan mengikuti dan menyesuaikan diri dengan perkembangan dan keadaan yang sedang dihadapi.
4.       Pembinaan dengan membiasakan berbuat berencana dan wujudkan pada suatu kenyataan yang harus di ikuti keyakinan dan kesadaran.

v  Pembinaan kemampuan berkomunikasi
A.      Komunikasi dan persaratannya.
Pengertiaan komunikasi
                Wirausaha secara indifidu dikenali bukan dalam isolasi melainkan dalam berkomunikasi dan interaksi dengan pihak lain di luar dirinya sendiri.
Apa sebabnya? Karena wirausaha tidak hidup sendiri.
Komunikasi berasal dari kata “Communicare” (bahasa latin) yang artinya memberitahukan. Sedangkan menurut bahasa inggris di sebut “Communication” yang artinya suatu pertukaran informasi, konsep, ide, prasaan antara dua atau lebih. Menurut Oxford Dictionary komunikasi adalah pengiriman atau tukar menukar informasi, ide dan lain sebagainya. Sedangkan menurut Ensiklopedia komunikasi adalah penyelenggaraan tata hubungan kegiatan menyampaikan warta dari suatu pihak dalam suatu organisai.
Jadi sebenarnya komunikasi itu adalah proses pernyataan antara manusia.
                Sudah jelas bahwa salah satu yang paling penting bagi wira usahawan  untuk mendapatkan sukses di dalam bisnis adalah dengsn komunikasi dan interaksi. Jika tidak dapat berkomunikasi maka tidak mungkin bagi seorang wirausahawan dapat memperoleh kesempatan berbisnis baik untuk menciptakan ide-ide, gagasan, maupun cara mengembangkan usahanya.
Pengertian komunikasi adalah sebagi berikut:

a.       Komunikasi adalah suatu rangkaian kegiatan untuk menyampaikan warta dari seseorang kepada orang lain dalam usaha kerja sama untuk mencapai tujuan.
b.      Komunikasi adalah suatu proses dalam memberitahukan keterangan-keterangan mengenai buah pikiran yang saling diperlukan .
c.       Komunikasi adalah proses untuk menyampaikan keterangan dan pengertian dari seseorang kepada orang lain.
Di dalam pembinaan kemampuan berkomunkasi ada 3 aspek antaralain:
a.       Berkomunikasi di pandang sebagai proses.
b.      Berkomunikasi harus menyangkut manusia dan bukan manusia.
c.       Berkomunikasi harus menyangkut informasi.

B.      Syarat-syarat berkomunikasi
a.       Pesan yang di sampaikan hendaknya dapat membangkitkan pribadi pihak sasaran dan menyarankan beberapa cara untuk memperolehnya.
b.      Pesan yang di sampaikan harus di rancang terlebih dahulu dan di sampaikan sedemikian rupa, sehingga dapat menarik perhatian sasaran yang di maksud.
c.       Pesan yang di sampaikan harus menggunakan tanda-tanda yang di sesuaikan dengan pengalaman yang sama antara yang member pesan, dan orang yang menerima pesa, sehingga sama-sama mengerti.
d.      Pesan yang disampaikan hendaknya mewujudkan dan menunjukan suatu jalan untuk memperoleh keinginan yang layak.
Komunikasi ada 3 macam:
1.       Komuniasi tertulis adalah komunikasi menggunakan lambang  atau huruf.
2.       Komunikasi lisan adalah komunikasi berbentuk pembicaraan langsung, ceramah, diskusi  kelompok dsb.
3.       Komunikasi gambar, komunikasi yang berbentuk gambar.


Melakukan komunikasi Efektif.
Setiap orang dapat berkomunikasi dengan intensitas kemampuannya yang sedang menyala dan kecerdasan imajinasidalam ber wirausahawan. Berkomunikasi secara Efektif akan menghasilkan buah pikiran yang positif untuk memecahkan permasalahannya , diantaranya:
a)      Memberi kesempatan bicara kepada lawan bicara.
b)      Bertatap muka secara sopan dan ramah tamah.
c)       Berbicara secara jelas, di mengerti dan jangan berbisik.
d)      Menghayati pokok permasalahan yang akan disampaikan.
e)      Menghimpun karakteristikwira usaha yang berhasil di dalam usahanya.

v  Pembinaan kemampuan berinovatif
Meningkatkan inovatif
Hidup adalah suatu perjuangan yaitu berfikir dan bekerja keras guna mendapatkan kemenangan hidup lahir dan batin.
Seoang wirausaha yang kreatif dan inovatif akan mampu menyesuaikan diri dengan situasi dan kondisi bisnis pada jaman sekarang.
Beberapa hal yang harus di jadikan dasar untuk meningkatkan kemampuan inovatif produk dan layananya adalah sbb.
1.       Berorientasi kepada tindakan untuk berinovatif.
2.       Butuh produk dengan penuh inovatif dengan proses   secara sederhana dan dapat dipahami serta di kerjakan.
3.       Mulailah membuat produk dengan inovatif yang terkecil.
4.       Menentukan tujuan dalam berinovatif .
5.       Menjalankan uji coba dan merevisinya.
6.       Mulailah belajar berinovasi dari pengalaman.
7.       Mengikuti jadwal yang sudah di tentukan di dalam berinovatif.
8.       Menghargai karyawan yang memiliki gagasan inovatif.
9.       Mempunyai keyakinan dan kerjanya penuh inovatif dan resiko.
Menrapakan kemampuan ber inovatif.
                Seorang wirausaha yang berinovatif tinggi di kenal mempunyai kemampuan menggabungkan imajinasi dan pikiran kreatif secara sistematif dan logika.
Dalam prosesnya ada 4 jenis inovatif:
1)      Invensi (penemuan).
2)      Ektensi (pengembangan).
3)      Duplikasi (penggandaan).
4)      Sintesis.
Faktir-faktor yang mendukung untuk terciptanya keberhasilah penerapan kemampuan inofatif-inofatif menurut James Brian Quinn (1955) sbb.
1.       Iklim inovasi dan visi.
2.       Orientasi pasar.
3.       Organisasi yang tetap datar dan kecil.
4.       Proses belajar interaktif.

v  Pengamatan kegiatan Wirausahawan
ΓΌ  Kegiatan usaha seorangWirausahawan
1.       Prilaku dan sikap seorang tokoh Wirausahawan.
Pada umumnya orang berpendapat bahwa kegiatan dalam usaha pada dasarnya di sebabkan oleh 3 faktor yaitu:
a.       Kurangnya dana untuk modal usaha.
b.      Kurangnya pengalaman dalam bidang usaha.
c.       Tidak adanya perencanaan yang tepat dan matang.
Para wirausaha selalu mengabdi kepada Masyarakat, bangsa, dan negaranya dalam mewujudkan kemakmuran dengan tekad.
a.       Memperluas kesempatan kerja bagi rakyat banyak.
b.      Memperkecil sifat ketergantungan terhadap Negara-negara asing .
c.       Memenuhi dengan kebutuhan masyarakat yang semakin meningkat.
d.      Menumbuhkan kepercayaan masyarakat atas kemampuan sendir.
Hasil pengamatan kegiatan usaha seorang wirausahawan pada umumnya pada bidang:
a.       Industri dan perdagangan.
b.      Pertambangan dan energy.
c.       Pemberian jasa.
d.      Agraria.
e.      Koperasi.
f.        Pariwisata dan perhotelan.
Wirausahawan di dasarkan pada hal-hal berikut:
1.       Menjalkan kegiatan usaha didasarkan pada.
a.       Bakat yang dimilikinya.
b.      Kemampuannya.
c.       Kerja keras penuh kesungguhan.
2.       Bekerja dengan penuh keyakinan, iman dan bertawakal.
3.       Bekerja dengan penuh semangat, tekun, dan tekad yang terarah.

Faktor-faktor yang mendukung keberhasilan wirausahawan adalah sbb:
a.       Tipe orang-orang yang ulet dan pekerja keras serta mempunyai tujuan dan dedikasi yang tinggi.
b.      Tipe orang-orang yang mempunyai komitmen tinggi untuk mencapai tujuan dan berperstasi bagi perkembangan usahanya.
c.       Ada dukungan faktor eksternal berupa permintaan akan barang dan jasa.

2.       Aspek-aspek karakteristik wirausahawan.
Syarat utama untuk menemukan kebenaran mengenai karakteristik seorang wirausahawan ada kerendahan hati .
Karakteristik seorang wirausaha yang positif akan lebih cepat tumbuh apabila.
a.       Seorang wirausaha memiliki model positif untuk diteladani.
b.      Seorang wirausaha mempunyai nilai yang kuat untuk mengambangkan karakteristik yang baik.
c.       Seorang wirausaha harus mempelajari karakteristik positif jika ia sudah berhasil.
Seorang wirausaha yang sukses salah satu kuncinya adalah harus mempunyai karakteristik yang baik dan menarik, serta simpatik.
Aspek-aspek karakteristik seorang wirausaha yang perlu di kembangkan diantaranya.
a.       Kjujuran dan tanggung jawab.
b.      Ketahanan fisik dan mental .
c.       Berkemauan keras.
d.      Berkeyakinan kuat.
e.      Kesabaran dan ketabahan.
f.        Sifat dan watak berkepribadian yang baik.